Apa Itu Gaya Hidup Sosialita dan Dampaknya

satutulisan.com – Salah satu gaya hidup yang dilakukan oleh seorang wanita adalah sosialita. Biasanya para wanita yang suka bersosialisasi dengan teman-teman wanitanya pasti menjalani gaya hidup yang satu ini.

Sosialita sendiri diartikan sebagai orang penting atau sosok yang berpengaruh. Untuk mengetahui pembahasan tentang gaya hidup sosialita dan apa saja dampaknya, mari simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

Gaya Hidup Sosialita

Pengertian Gaya Hidup Sosialita

Gaya hidup sosialita adalah gaya hidup yang identik dengan kemewahan, mulai dari beli barang branded, nongkrong di kafe mahal, dan lain sebagainya biasanya dilakukan oleh seorang wanita. Sebetulnya tidak ada yang salah dengan gaya hidup yang satu ini asalkan benar-benar dilakukan oleh orang yang kuat.

Istilah sosialita sendiri berasal dari bahasa Inggris yaitu socialite. Terdiri dari dua kata yaitu social yang artinya sosial dan elite yang artinya adalah sekelompok orang yang memiliki derajat tinggi. Maka dari kehidupan sosialita bisa diartikan sebagai kehidupan sosial bagi orang-orang yang selalu ingin mendapatkan derajat tinggi.

Di Indonesia sendiri, kehidupan sosialita sudah semakin menjamur terutama di daerah perkotaan. Selain gaya hidup ini sangat erat dengan orang-orang yang sangat kaya, suka pamer harta, dan sering dikaitkan dengan hedonisme.

Dahulu kehidupan sosialita identik dengan ibu-ibu arisan. Namun seiring dengan berjalannya waktu, tidak hanya ibu-ibu saja, wanita muda dan remaja juga ada yang bergaya hidup sosialita.

Ada golongan orang-orang dengan budget pas-pasan namun tetap memaksakan diri bergaya hidup sosialita. Biasanya ciri-cirinya yaitu:

  • Selalu mengutamakan pretise dan gengsi.
  • Selalu menggunakan kartu kredit atau meminjam baik melalui pinjol maupun melalui orang lain.
  • Merasa gajinya kurang.
  • Isi tabungan tidak pernah bertambah karena selalu digunakan dan cepat habis.
  • Terobsesi dengan barang branded yang harganya tentu sangat mahal.
  • Pengeluaran lebih besar daripada pendapatan.

Dampak Gaya Hidup Sosialita

Menjalani kehidupan sosialita tentu saja memiliki dampak bagi seseorang maupun masyarakat yaitu:

Konsumtif

Kehidupan sosialita membuat seseorang menjani hidup dengan gaya konsumtif dan cenderung boros. Hal ini dikarenakan para wanita sosialita cenderung ingin memiliki barang branded yang harganya tentu saja tidaklah murah.

Bahkan ada orang yang dengan penghasilan pas-pasan terlalu memaksakan diri mengikuti kehidupan sosialita. Tentu saja hal tersebut bukanlah hal yang bagus karena akan sangat berdampak kepada masalah keuangan kedepannya.

Tidak Bertanggung Jawab

Dampak sosialita selanjutnya adalah membuat seseorang menjadi tidak bertanggung jawab karena sering menyia-nyiakan waktu untuk hal yang tidak penting. Misalnya nongkrong-nongkrong bareng teman tak mengenal waktu, padahal Anda bisa menghabiskan waktu untuk hal yang lebih berfaedah.

Tak hanya itu saja, kaum sosialita cenderung mementingkan dirinya sendiri dan kelompoknya saja. Kurang peduli dengan orang-orang yang stratanya tidak sama dengan dirinya.

Materialitis

Kehidupan sosialita bisa membuat seseorang menjadi lebih materialitis dikarenakan tidak puas dengan harta dan uang yang dimiliki saat ini. Orang yang sudah menjadi sosialita cenderung ingin hidup terlihat kaya dengan derajat yang terlihat lebih tinggi daripada yang lainnya.

Selain itu mereka ingin tampil dengan gaya hedonisme dan snagat iri hati dengan pencapaian orang lain sehingga menimbulkan stres berlebihan. Maka dari itu, sifat materialistis ini menimbulkan dampak secara psikis stres dan depresi karena ekspetasi yang terlalu tinggi.

Nah itulah dia pembahasan lengkap mengenai gaya hidup sosialita beserta dampak yang ditimbulkan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.