Apa Itu Gaya Hidup Boros dan Dampaknya

satutulisan.com – Salah satu gaya hidup manusia yang cenderung negatif dan tidak seharusnya dilakukan adalah gaya hidup boros. Boros sendiri diartikan berlebih-lebihan dalam pemakaian uang, barang, dan sebagainya.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki uang Rp. 200.000. Anda bisa dikatakan boros apabila memakai seluruh uang tersebut untuk membeli sesuatu tanpa tersisa sedikitpun. Dan gaya hidup boros ini sudah umum dilakukan oleh orang-orang Indonesia. Penjelasan selengkapnya tentang gaya hidup boros akan dijelaskan pada artikel berikut ini:

Gaya Hidup Boros

Apa Itu Gaya Hidup Boros?

Sesuai dengan namanya, gaya hidup yang satu ini dihabiskan dengan hanya membeli barang-barang secara berlebihan sehingga uang yang dimiliki menjadi cepat habis. Biasanya hal seperti itu dilakukan ketika seseorang memiliki cukup banyak uang. Mungkin uang Anda memang banyak, namun jika digunakan secara terus menerus tetap saja lama kelamaan akan habis juga.

Contoh Gaya Hidup Boros

Ada banyak kegiatan dan aktivitas sehari-hari yang bisa dikategorikan bergaya hidup boros karena menghabiskan cukup banyak uang. Apa sajakah itu?

Menggunakan Kendaraan

Apakah salah jika kemana-mana menaiki kendaraan? Sebetulnya tidak sama sekali. Akan tetapi jika jaraknya tidak terlalu jauh, maka menggunakan kendaraan pada dasarnya merupakan pemborosan.

Jika Anda membawa kendaraan pribadi akan boros bensin sedangkan jika menggunakan transportasi umum atau transportasi online menjadi boros uang. Apabila tempat yang Anda tuju jaraknya tidak jauh, alangkah lebih baik berjalan kaki saja. Jalan kaki buat hanya bisa menghemat uang, melainkan juga bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat dan kuat.

Sering Membeli Makan Diluar

Jika mau dibandingkan, antara memasak sendiri dengan membeli makanan di luar tentu saja lebih hemat masak sendiri. Hal ini dikarenakan dalam memasak, kita hanya membeli bahan-bahannya saja yang harganya tidak terlalu mahal itupun bisa digunakan untuk beberapa hari.

Kalau membeli makanan di luar bisa dikategorikan pemborosan karena harga makanan jadi biasanya tidaklah murah. Terlebih lagi jika makannya di restoran, pasti semakin banyak budget yang harus Anda keluarkan.

Maka dari itu lebih baik masak sendiri di rumah dan saat berangkat ke kantor membawa bekal sendiri daripa harus menghabiskan banyak uang membeli makan di kantin.

Menggunakan Kartu Kredit

Penggunaan kartu kredit merupakan salah satu bentuk dari hidup boros di era e-payment seperti sekarang ini. Kartu kredit memang membut proses pembayaran menjadi lebih mudah dan cepat. Namun karena kartu kredit juga, seringkali seseorang tidak bisa mengontrol pengeluarannya. Jika Anda tidak dapat membatasi penggunaan kartu kredit, maka akan menyebabkan keuangn menjadi membengkak.

Membeli Rokok

Membeli rokok adalah pemborosan, sebab merokok tidak ada manfaat yang bisa Anda dapatkan justru malah mendatangkan penyakit. Sayangkan banyak perokok yang tidak peduli dengan hal tersebut.

Misalnya saja dalam sehari menghabiskan satu bungkus rokok  seharga Rp 20.000 maka dalam waktu sebulan uang yang harus dikeluarkan mencapai Rp 600.000. Uang 600 ratus ribu adalah nominal yang cukup besar untuk dibeli sesuatu yang tidak berfaedah.

Dampak Negatif Hidup Boros

Beberapa dampak negatif jika seseorang hidup boros antara lain yaitu:

  • Selalu merasa kekurangan karena selalu ingin beli ini dan itu.
  • Uang menjadi lebih cepat habis.
  • Menyebabkan banyak hutang karena kehabisan uang namun tetap ingin membeli barang yang diinginkan.
  • Membuat stres.
  • Mengancam masa depan
  • Dan masih banyak lagi yang lainnya

Demikian penjelasan tentang gaya hidup boros dan dampaknya yang harus Anda ketahui. Ingat kata pepatah, hemat pangkal kaya dan boros itu pangkal miskin. Tidak ingin hidup miskin? Maka janganlah bersifat boros.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.