Ketahui Apa Itu Baterai CMOS Laptop Dan Fungsinya

satutulisan.com – Pada laptop ada salah satu bagian yang sangat penting namun mungkin tidak Anda sadari yaitu baterai CMOS. Bentuknya seperti jam tangan hanya saja ukurannya yang sedikit lebih besar.

Posisinya berada di motherboard sehingga baterai CMOS ini sering disebut sebagai baterainya motherboard. Penjelasan selengkapnya tentang CMOS akan dijelaskan pada artikel berikut ini.

Baterai CMOS Laptop

Apa Itu Baterai CMOS?

Apa Itu Baterai CMOS

CMOS merupakan singkatan dari Complementary metal–oxide–semiconductor. CMOS bisa dikatakan sebagai semikonduktor yang ditenagai baterai pada motherboard dengan transistor khusus yang terbuat dari logam oksida semikonduktor listrik tipe-p (+) dan tipe-n (-) sebagai fungsi logika konfigurasi untuk sirkuit (IC) tertentu, misalnya IC BIOS dan IC RTC (real time clock).

BIOS sendiri merupakan singkatan dari Basic Input & Output System. Sederhananya, BIOS inilah yang membuat laptop kita bisa menyala, menampilkan gambar di layar dan bisa menampilkan huruf ketika ada keyboard yang di klik, bahkan sebelum kita memasang Windows atau sistem operasi lainnya.

Ketika laptop kali dinyalakan, perangkat yang pertama kali bekerja adalah CMOS untuk mengaktifkan BIOS. Sebab, BIOS harus aktif sebelum dialirkan listrik dari charger, baterai utama laptop, maupun dari aliran listrik langsung pada komputer.

Itulah mengapa, laptop yang baterai CMOSnya rusak akan sulit dinyalakan, walaupun motherboard, power supply, dan komponen lainnya masih sehat.

Baterai CMOS sendiri bentuknya sangat kecil, mirip dengan baterai mainan, baterai laser, atau baterai jam yang bentuknya lingkaran tipis berukuran 3 volt. Pada laptop, baterai ini posisinya ada di dekat baterai utama dan terhubung langsung dengan motherboard melalui 2 kabel pin.

Apa Saja Fungsi CMOS pada Laptop?

Apa Saja Fungsi CMOS pada Laptop

Selain untuk mengaktifkan BIOS, CMOS juga punya fungsi lain yang lebih sederhana, salah satunya adalah untuk menjalankan fungsi real time clock.

Pernahkah Anda berpikir bagaimana jam di laptop atau komputer bisa selalu tepat walaupun tidak pernah dipakai dan dalam kondisi mati selama berhari-hari?

Itu dikarenakan baterai CMOS selalu aktif 24 jam di dalam laptop. Sehingga, jam bisa terus bergerak karena BIOS di laptop tersebut juga menyala.

Ketika Anda menyalakan laptop yang mati selama bertahun-tahun, jamnya mungkin akan telat atau bahkan ngaco. Sebab baterai CMOS juga bisa habis bila laptop tidak pernah di-charge sama sekali. Dan bila perangkat kecil ini mati, akan muncul banyak masalah pada laptop kita.

Apa yang Terjadi Kalau Baterai CMOS Laptop Rusak?

Apa yang Terjadi Kalau Baterai CMOS Laptop Rusak

Seiring berjalannya waktu, baterai CMOS pada laptop bisa rusak. Atau bila laptop tidak pernah dipakai sama sekali, baterai CMOS ini bisa benar-benar habis sampai tidak bisa dipakai.

Dan kondisi ini akan mempengaruhi hardware laptop yang lain, seperti:

  • Laptop tidak bisa dinyalakan karena tidak bisa masuk ke BIOS.
  • Sering terdengar suara Beep dari motherboard laptop.
  • Laptop sering restart sendiri.
  • Beberapa driver hardware ada yang hilang, akibatnya keyboard, mouse, USB atau mic di laptop ada yang tidak bisa dipakai.
  • Tanggal dan jam di laptop jadi salah.
  • Tidak bisa menyambung ke internet.

Bila Anda merasakan gejala di atas, cara paling mudah untuk mengatasinya adalah dengan mengganti baterai CMOS. Harga baterai CMOS pun tidak begitu mahal, biasanya di bawah 50 ribu rupiah.

Anda juga bisa pasang sendiri jika paham soal perangkat dan jaringan komputer, atau menyerahkan ke teknisi profesional.

Sebelum baterai CMOS laptop rusak sampai menyebabkan kerusakan hardware lain, Anda bisa perhatikan ciri-ciri komponen ini ketika mulai bermasalah. Misalnya jam di laptop sering ke-reset sendiri, atau sering sulit untuk menyalakan laptop. Jadi bila gejala tersebut mulai muncul, segera ganti baterai CMOS secepatnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.